Dispendukcapil Trenggalek Tembus Jalur Ekstrem Pule Demi Rekam E-KTP Lansia dan Disabilitas

Wina Purwanto 04 Juni 2026 21:15:11 WIB

TRENGGALEK — Komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan merata kembali ditunjukkan secara nyata di wilayah pelosok Kabupaten Trenggalek. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Trenggalek berkolaborasi secara sinergis dengan Pemerintah Desa Puyung menggelar aksi kemanusiaan berselimut pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) berupa gerakan "Jemput Bola" perekaman biometrik Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Kegiatan ini secara khusus menyasar warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik berat untuk mendatangi tempat pelayanan konvensional.

Desa Puyung yang terletak di wilayah geografis berbukit di Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, menjadi fokus utama pelaksanaan program kali ini. Letak geografis yang cukup jauh dari pusat kota serta medan jalan yang menantang sering kali menjadi hambatan tersendiri bagi warga rentan untuk mengurus hak konstitusional mereka sebagai warga negara. Menyadari urgensi tersebut, tim penata adminduk tidak tinggal diam dan memilih untuk mendatangi langsung rumah-rumah warga (door-to-door) demi memastikan tidak ada satu pun warga negara yang terlewat atau tidak terdata.

Sinergi Antar-Lembaga di Lapangan

Aksi lapangan yang sarat akan nilai kepedulian sosial ini digawangi langsung oleh dua petugas andalan dari Dispendukcapil Kabupaten Trenggalek, yaitu Gigih Mardianto dan Sony Arbianto. Dengan membawa perangkat teknologi perekaman biometrik portabel yang canggih—mulai dari komputer jinjing (laptop), alat pemindai sidik jari (fingerprint scanner), kamera digital lensa premium, hingga kain latar belakang (background) khusus—kedua petugas ini menembus batas ruang pelayanan formal demi menyapa warga di ruang tamu dan teras rumah mereka.

Langkah taktis petugas Dispendukcapil tersebut didukung penuh secara total oleh jajaran internal staf Pemerintahan Desa Puyung yang memahami betul peta kondisi sosial dan domisili warganya. Di garda depan perbantuan desa, tampak hadir Wina Purwanto selaku Petugas Registrasi Desa (PRD) yang mengoordinasikan validasi data awal, didampingi oleh Suyono selaku Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan, serta Slamet Riyanto selaku Kasi Pelayanan Desa Puyung. Kehadiran para perangkat desa ini menjadi jembatan psikologis yang sangat krusial, mengingat beberapa warga lansia dan disabilitas sempat merasa cemas dan asing dengan peralatan elektronik yang dibawa petugas.

Perjuangan dan Pendekatan Humanis

Proses perekaman identitas biometrik ini tidak jarang diwarnai oleh momen-momen haru dan menantang. Pada beberapa titik lokasi rumah warga yang dikunjungi, petugas harus berhadapan dengan kondisi fisik warga yang sudah tidak mampu lagi duduk dengan tegak akibat stroke atau kelumpuhan sejak lahir. Dengan kesabaran tingkat tinggi dan pendekatan yang sangat humanis, Gigih Mardianto dan Sony Arbianto secara bergantian mengarahkan lensa kamera dan mengatur pencahayaan secara manual. Perangkat desa pun turut bahu-membahu memegangi kain latar belakang berwarna merah atau biru di belakang tempat tidur atau kursi roda warga agar foto yang dihasilkan tetap memenuhi standar nasional sistem SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan).

Tidak hanya pengambilan foto wajah, proses pemindaian iris mata serta perekaman sidik jari juga membutuhkan ketelatenan ekstra. Kulit jemari para lansia yang telah mengeras karena faktor usia dan riwayat pekerjaan fisik di masa lalu sering kali sulit terbaca oleh mesin pemindai otomatis. Namun, berkat keahlian teknis dan kerja keras tanpa mengeluh dari seluruh tim, seluruh kendala tersebut dapat diatasi dengan sangat baik hingga data biometrik berhasil tersimpan secara aman di server dinas.

Apresiasi Kepala Desa: 

"Kami atas nama Pemerintah Desa Puyung dan seluruh warga masyarakat mengucapkan terima kasih yang tak terhingga serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dispendukcapil Kabupaten Trenggalek beserta seluruh jajarannya yang telah sudi turun langsung ke lapangan. Kegiatan jemput bola ini sangat membantu warga kami yang memang secara fisik sudah tidak memungkinkan lagi untuk melakukan perjalanan ke kecamatan maupun ke kantor kabupaten," ujar Budiono, Kepala Desa Puyung.

Dampak Luas Bagi Pemenuhan Hak Perlindungan Sosial

Lebih lanjut, Kepala Desa Puyung, Budiono, menegaskan bahwa kepemilikan E-KTP bagi warga lansia dan disabilitas bukan sekadar pemenuhan formalitas kartu identitas belaka. Kartu sakti ini merupakan kunci utama atau pintu masuk bagi para warga rentan untuk mengakses berbagai program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, baik itu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), jaminan kesehatan gratis (KIS/PBI), maupun program jaminan sosial kedisabilitasan lainnya yang selama ini sering terkendala akibat masalah administrasi data kemiskinan yang tidak sinkron.

Melalui kesuksesan aksi jemput bola di Desa Puyung ini, Dispendukcapil Trenggalek bersama segenap jajaran Pemerintahan Desa Puyung membuktikan bahwa pelayanan publik yang sejati adalah pelayanan yang bergerak aktif mendekat kepada masyarakat yang paling membutuhkan, bukan pelayanan yang pasif menunggu di balik meja megah. Langkah konkret ini diharapkan dapat menjadi role model berkelanjutan demi terwujudnya Kabupaten Trenggalek yang inklusif, ramah disabilitas, dan tertib administrasi kependudukan secara menyeluruh.Perjuangan Menembus Medan Ekstrem dan Insiden di Jalan

Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026 ini memakan waktu dan energi yang tidak sedikit. Dimulai sejak pagi buta hingga matahari terbenam di ufuk barat, tim gabungan harus bergerak ekstra cepat namun tetap teliti. Pola pelayanan yang dilakukan secara door-to-door (dari rumah ke rumah) memaksa petugas untuk menyusuri wilayah geografis Desa Puyung yang terkenal memiliki kontur perbukitan curam dan jalur yang ekstrem.

Tantangan nyata di lapangan bukan sekadar retorika. Di tengah perjalanan menuju salah satu dusun terpencil, rombongan kendaraan petugas sempat mengalami insiden mendebarkan. Saat melintasi jalur yang sangat sempit dengan tanjakan tajam, mobil operasional yang membawa peralatan biometrik terperosok dan masuk ke dalam parit di pinggir jalan. Ruang gerak jalan yang terbatas serta kondisi bahu jalan yang labil membuat ban kendaraan kehilangan traksi.

Momen Gotong Royong:

Beruntung, berkat kesigapan staf Pemerintah Desa Puyung—Suyono, Slamet Riyanto, dan Wina Purwanto—yang mengawal di lokasi, bersama dengan bantuan spontan dari warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, situasi darurat ini dapat segera diatasi. Menggunakan peralatan seadanya dan mengandalkan kekuatan gotong royong, mobil petugas berhasil dievakuasi kembali ke badan jalan dalam waktu singkat tanpa mengalami kerusakan berarti pada perangkat adminduk.

Semangat yang Tak Surut Hingga Sore Hari

Meskipun sempat dikejutkan oleh insiden tersebut, mental dan semangat kerja Gigih Mardianto beserta Sony Arbianto sama sekali tidak kendur. Setelah memastikan seluruh perangkat elektronik portabel dalam kondisi aman dan berfungsi normal, perjalanan menembus pelosok desa langsung dilanjutkan kembali.

Hingga sore hari, tim terus berjalan kaki masuk ke dalam gang-gang sempit yang tidak bisa diakses roda empat demi menemui para lansia dan penyandang disabilitas yang telah menunggu. Peluh yang bercucuran dari para petugas terbayar tuntas oleh senyum haru dan binar bahagia dari wajah-wajah renta serta warga berkebutuhan khusus yang akhirnya resmi terekam dalam database kependudukan nasional. Rasa lelah sepanjang hari itu seolah menguap, berganti dengan kepuasan batin karena misi pemenuhan hak sipil masyarakat rentan di Desa Puyung berhasil dituntaskan dengan selamat dan paripurna.

 

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Puyung

tampilkan dalam peta lebih besar