Melebur dalam Maaf: Tradisi Halal Bihalal PPDI Pule untuk Memperkokoh Solidaritas
Wina Purwanto 08 April 2026 16:15:00 WIB
PULE- Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak menyelimuti kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi yang digelar di Pendopo Desa Sukokidul, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Acara yang diinisiasi oleh Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Pule ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Sejak pagi hari rabu 07 April 2026, para peserta yang terdiri dari perangkat desa, Ketua PPDI Kabupaten Trenggalek Murdianto, Sekretaris PPDI Kabupaten Trenggalek Abu Kholil, Ketua PPDI Kecamatan Pule Solikhin beserta jajaranya, Kepala Desa se Kecamatan Pule, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya mulai memadati lokasi acara. Mereka tampak kompak mengenakan busana batik seragam, mencerminkan semangat persatuan dan kekompakan antarperangkat desa di wilayah Kecamatan Pule.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pule, Dwi Ratna Widyawati, yang didampingi oleh Danramil Pule serta Kapolsek Pule. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri.
Dalam sambutannya, Camat Pule Dwi Ratna Widyawati menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan dan sinergitas antarperangkat desa serta seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana memperkuat komunikasi dan membangun kolaborasi dalam mendukung pembangunan di wilayah Kecamatan Pule.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Desa Kecamatan Pule sekaligus Kepala Desa Sukokidul, Trimo,dalam sambutannya menandaskan pentingnya kesiapan dan kewaspadaan seluruh kepala desa dalam menghadapi tahun-tahun politik yang akan datang. Ia mengingatkan bahwa tahun ini merupakan momentum penting, mengingat akan dilakukannya penggantian Surat Keputusan (SK) Kepala Desa.
“Tahun ini menjadi tahun yang cukup krusial bagi kita semua. Banyak kepala desa di Kecamatan Pule yang akan mengikuti pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak. Oleh karena itu, kita harus tetap menjaga kondusivitas wilayah, mengedepankan etika, serta memperkuat persatuan di tengah dinamika politik yang ada,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh perangkat desa untuk tetap fokus pada pelayanan masyarakat, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
Di sisi lain, dalam pidatonya, Ketua PPDI Kabupaten Trenggalek, Murdianto, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan solidaritas antarperangkat desa. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks, terutama menjelang momentum politik, sehingga diperlukan kebersamaan yang kuat agar tidak mudah terpecah.
“Solidaritas dan kekompakan adalah kunci. Jangan sampai perbedaan kepentingan dalam tahun politik justru memecah belah kita. Justru ini saatnya kita menunjukkan bahwa perangkat desa tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan,” tegas Murdianto.
Pernyataan tersebut kemudian ditimpali oleh Ketua PPDI Kecamatan Pule, Solikhin, yang turut mengajak seluruh perangkat desa untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat komunikasi dan koordinasi antaranggota.
Acara kemudian dikemas secara religius dengan iringan sholawat yang menambah suasana menjadi lebih khusyuk dan menyejukkan hati. Para peserta tampak mengikuti lantunan sholawat dengan penuh kekhidmatan, menciptakan nuansa spiritual yang mendalam.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial. Penyerahan santunan ini menjadi salah satu momen yang menyentuh, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh penceramah Ustadz Ahmad Qomari. Dalam tausiyahnya, disampaikan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, saling memaafkan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antarperangkat desa, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun desa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan perangkat desa semakin solid, sehingga mampu menciptakan kondisi yang kondusif serta mendorong kemajuan pembangunan di wilayah Kecamatan Pule.
Acara berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, harmonis, dan sejahtera.
Komentar atas Melebur dalam Maaf: Tradisi Halal Bihalal PPDI Pule untuk Memperkokoh Solidaritas
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Melebur dalam Maaf: Tradisi Halal Bihalal PPDI Pule untuk Memperkokoh Solidaritas
- Menanam Harapan dari Lereng Desa: Mengenal Lebih Dekat PAUD Darma Bakti Puyung
- Menyicipi Kesegaran Jangan Menir: Warisan Kuliner Desa Puyung yang Tak Lekang oleh Zaman
- “Tedak Sinten Tetap Lestari di Desa Puyung, Dari Kurungan hingga Ritual Belik Sarat Makna”
- Ratusan Warga Dusun Sendang Padati Acara "Gebyar Sholawat" Bersama Gus Badar
- Menelusuri Jejak "Kota Jipang": Harmoni Dingin dan Hijau di Bumi Puyung
- Menolak Punah: Dedikasi Pembuat Gula Aren Tradisional di Lereng Desa Puyung
















