PSHT Sub Sendang Rayon Puyung Gotong Royong Evakuasi Rumah Warga Terdampak Longsor

Wina Purwanto 04 Maret 2026 08:40:31 WIB

Puyung – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sub Sendang Rayon Puyung Ranting Pule Cabang Trenggalek Pusat Madiun. Sehari setelah peristiwa longsor yang terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, para warga dan siswa-siswi PSHT turun langsung membantu proses evakuasi rumah milik Parjo Pesok, warga RT 24 RW 12 Dusun Sendang, Desa Puyung, yang nyaris roboh akibat tertimpa material tanah dari tebing belakang rumahnya.

Sejak pagi hari, puluhan anggota PSHT tampak memadati lokasi kejadian. Dengan mengenakan pakaian latihan khas berwarna hitam, mereka bahu-membahu bersama masyarakat sekitar membersihkan material tanah, puing-puing bata, serta bagian bangunan yang rusak. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat begitu kuat di tengah aktivitas tersebut.

Rumah permanen milik Parjo sebelumnya diterjang longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah perbukitan Desa Puyung. Dinding bagian belakang jebol, sementara bangunan dapur atau mah pawon yang bersifat semi permanen mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi bangunan yang rawan roboh membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati demi keselamatan bersama.

Kegiatan kerja bakti ini berada di bawah koordinasi tokoh senior PSHT, Wahyu Hernawan. Ia memimpin langsung jalannya evakuasi serta mengatur pembagian tugas di lapangan. Warga PSHT yang terdiri dari anggota senior hingga siswa-siswi tampak kompak, ada yang mengangkut tanah menggunakan sekop dan karung, ada pula yang membongkar bagian bangunan yang membahayakan.

Menurut Wahyu Hernawan, kegiatan sosial semacam ini merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai yang diajarkan dalam organisasi. “Kegiatan seperti ini adalah salah satu wujud falsafah Hamemayu Hayuning Bawana, yaitu menjaga dan memperindah kehidupan dunia dengan menebarkan kebaikan serta membantu sesama,” tuturnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa PSHT tidak hanya berperan dalam pembinaan fisik dan mental melalui pencak silat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah. Solidaritas dan kepedulian sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari ajaran persaudaraan yang dijunjung tinggi.

Warga Dusun Sendang pun mengapresiasi keterlibatan PSHT dalam membantu proses evakuasi. Kehadiran para pendekar muda tersebut dinilai sangat membantu mempercepat pembersihan material longsor yang cukup tebal dan berat. Dengan tenaga yang cukup banyak, pekerjaan yang semula diperkirakan memakan waktu lama dapat diselesaikan lebih cepat.

Musibah longsor yang menimpa rumah Parjo menjadi pengingat bahwa wilayah Desa Puyung yang berada di kawasan perbukitan memiliki potensi kerawanan bencana saat musim penghujan. Namun di balik peristiwa tersebut, semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat kembali menjadi kekuatan utama dalam menghadapi cobaan.

Melalui aksi nyata ini, PSHT Sub Sendang Rayon Puyung menunjukkan bahwa nilai persaudaraan tidak hanya diucapkan dalam semboyan, tetapi diwujudkan dalam tindakan. Di tengah duka akibat bencana, semangat Hamemayu Hayuning Bawana menjadi cahaya harapan yang mempererat hubungan antarwarga dan meneguhkan pentingnya saling tolong-menolong dalam kehidupan bermasyarakat.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Puyung

tampilkan dalam peta lebih besar