Semangat Petani Porang di Desa Puyung Kembali Tumbuh Seiring Kabar Harga Menguat
Wina Purwanto 14 Maret 2026 17:46:03 WIB
Desa Puyung, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek — Tanaman porang di sejumlah lahan milik warga Desa Puyung hingga saat ini masih tampak hijau dan segar. Tanaman tersebut diketahui belum memasuki fase layu, yakni masa alami ketika daun porang mulai mengering sebagai tanda mendekati masa panen. Di beberapa lahan perbukitan dan pekarangan milik warga, tanaman porang masih tumbuh subur dengan daun yang lebar dan batang yang kokoh, menandakan masa pertumbuhan masih berlangsung.
Meski demikian, di tengah masa pertumbuhan tanaman yang masih berjalan tersebut, para petani porang di Desa Puyung mulai diselimuti kabar yang cukup menggembirakan. Informasi yang beredar di kalangan petani menyebutkan bahwa harga porang di tingkat pengelolaan atau pengepul saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Bahkan disebutkan harga porang telah mendekati angka Rp10.000 per kilogram.
Kabar tersebut tentu menjadi angin segar bagi para petani porang yang dalam beberapa tahun terakhir sempat mengalami masa sulit akibat anjloknya harga komoditas tersebut. Sebagaimana diketahui, porang pernah menjadi primadona tanaman budidaya di wilayah perbukitan Desa Puyung. Banyak warga yang berbondong-bondong menanam porang karena harganya yang sempat melambung tinggi dan menjanjikan keuntungan besar.
Namun, kondisi tersebut berubah ketika harga porang tiba-tiba mengalami penurunan drastis beberapa waktu lalu. Harga yang sempat jatuh membuat sebagian petani mengalami kerugian, bahkan ada yang memilih untuk tidak lagi menanam porang dalam jumlah besar seperti sebelumnya. Akibatnya, jumlah pegiat atau petani porang di Desa Puyung kini tidak sebanyak pada masa kejayaannya beberapa tahun lalu.
Meski demikian, sebagian warga yang masih bertahan menanam porang tetap berharap komoditas ini kembali memiliki nilai ekonomi yang baik. Kabar mengenai harga yang kini hampir mencapai Rp10.000 per kilogram menjadi harapan baru bagi mereka. Para petani berharap harga tersebut dapat terus bertahan stabil hingga musim panen tiba nanti.
Bagi petani porang, kestabilan harga sangatlah penting. Sebab, budidaya porang membutuhkan waktu yang cukup panjang sejak masa tanam hingga panen. Jika harga tetap stabil hingga masa panen, maka para petani akan kembali merasakan hasil yang layak dari usaha mereka merawat tanaman tersebut.
Di Desa Puyung sendiri, tanaman porang umumnya tumbuh di lahan-lahan tegalan maupun di kawasan perbukitan yang masih memiliki naungan pepohonan. Kondisi alam yang cukup teduh dan tanah yang subur membuat tanaman ini dapat berkembang dengan baik. Tidak sedikit warga yang menanam porang di sela-sela tanaman lain dengan sistem tumpang sari.
Meskipun jumlah petani porang tidak lagi sebanyak beberapa tahun lalu, semangat untuk mengembangkan tanaman ini masih tetap ada di kalangan masyarakat. Sebagian petani memilih tetap menanam porang sebagai salah satu sumber penghasilan tambahan selain dari sektor pertanian lain maupun peternakan.
Dengan adanya kabar baik mengenai harga yang mulai membaik, para petani berharap komoditas porang kembali memiliki masa depan yang cerah. Harapan terbesar mereka adalah harga tetap stabil dan tidak kembali anjlok seperti sebelumnya, sehingga para petani dapat kembali menaruh kepercayaan pada tanaman yang sempat menjadi andalan tersebut.
Bagi warga Desa Puyung, porang bukan sekadar tanaman biasa, melainkan juga bagian dari harapan ekonomi masyarakat di wilayah perbukitan. Jika harga benar-benar stabil hingga musim panen nanti, bukan tidak mungkin semangat masyarakat untuk kembali menanam porang akan tumbuh lagi seperti pada masa-masa sebelumnya.
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Petani Empon-Empon Desa Puyung Resah, Tanaman Jahe Mengalami Kerusakan dan Dorman Sebelum Waktunya
- Semangat Petani Porang di Desa Puyung Kembali Tumbuh Seiring Kabar Harga Menguat
- Jaga Imunitas Generasi Penerus, Desa Puyung Gelar Imunisasi Rutin Balita
- Tradisi Maleman ing Desa Puyung, Wujud Ngalap Berkah Lailatul Qadar
- Menelusuri Sejarah Lingkungan Kapas Salah Satu Pemukiman Di Jantung Desa Puyung
- Kegiatan Posyandu ILP Ongkodono Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Warga Dusun Sendang
- PSHT Sub Sendang Rayon Puyung Gotong Royong Evakuasi Rumah Warga Terdampak Longsor













