Harapan Warga Terjawab, Pihak Terkait Tinjau Jembatan Blimbing yang Rusak
Wina Purwanto 14 Februari 2026 06:28:13 WIB
TRENGGALEK – Kabar gembira mulai berembus bagi warga Desa Puyung, Desa Kembangan, dan Desa Sidomulyo. Setelah sekian lama berjibaku dengan kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, akses vital berupa Jembatan Gorong-gorong Blimbing yang menghubungkan ketiga desa tersebut tampaknya segera mendapatkan penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Langkah responsif pemerintah ini menyusul aksi heroik warga setempat yang beberapa waktu lalu secara swadaya membangun jembatan darurat dari kayu dan material seadanya agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak lumpuh total.
Kehadiran Tim Teknis di Lapangan
Indikasi kuat adanya perhatian pemerintah terlihat pada Jumat (13/02/2026), ketika sebuah tim berseragam tampak turun langsung ke lokasi jembatan yang rusak di wilayah Kecamatan Pule. Kehadiran tim ini dibenarkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat yang kebetulan melintas di area tersebut.
Menurut penuturan tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya, tim yang turun ke lapangan tersebut disinyalir merupakan tim teknis bagian desain dari dinas terkait. Mereka terlihat melakukan pengukuran, pengambilan dokumentasi visual, serta pemetaan kondisi tanah di sekitar jembatan yang amblas.
"Kemarin saya melihat langsung ada tim berseragam yang mengecek kondisi jembatan. Dari obrolan singkat, mereka adalah tim bagian desain yang sedang menyiapkan teknis perencanaan," ungkap sumber tersebut.
Pembangunan Permanen Setelah Idul Fitri
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari lapangan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek kabarnya telah memasukkan perbaikan jembatan ini ke dalam prioritas kerja tahun ini. Menariknya, durasi waktu pelaksanaan juga sudah mulai menemui titik terang.
Jembatan gorong-gorong permanen tersebut rencananya akan mulai dibangun setelah Hari Raya Idul Fitri mendatang. Pemilihan waktu ini diduga berkaitan dengan proses administrasi pengadaan serta pertimbangan cuaca agar proses pengecoran dan konstruksi permanen dapat berjalan maksimal tanpa kendala hujan ekstrem.
Urat Nadi Tiga Desa
Pentingnya pembangunan kembali Jembatan Blimbing ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Jembatan ini merupakan urat nadi utama bagi masyarakat di tiga desa:
Desa Puyung: Sebagai akses menuju pusat pelayanan di kecamatan.
Desa Kembangan: Memperlancar distribusi hasil pertanian warga.
Desa Sidomulyo: Memastikan anak-anak sekolah dan warga yang bekerja tidak perlu memutar arah berkilo-kilometer.
Kondisi saat ini, jembatan masih berupa papan kayu darurat yang sangat berisiko bagi kendaraan bermuatan berat. Lumpur dan genangan air di sisi jembatan juga kerap menyulitkan pengendara motor, terutama saat hujan turun.
Menunggu Realisasi
Meski sudah mendapat lampu hijau melalui peninjauan lapangan, warga berharap agar rencana ini tidak sekadar menjadi janji manis. Masyarakat sangat mendambakan jembatan yang kokoh dan permanen agar keselamatan pengguna jalan terjamin dan roda ekonomi kembali berputar normal.
Kehadiran tim desain diharapkan menjadi langkah konkret awal sebelum alat berat benar-benar tiba di lokasi untuk memulai pembangunan fisik pada bulan-bulan mendatang.
Apresiasi dan Rasa Syukur Warga
Melihat adanya respon cepat dari pemerintah, gelombang apresiasi pun mengalir dari masyarakat. Warga Desa Puyung, khususnya dari Dusun Sendang, bersama warga desa-desa sekitarnya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah terlibat.
Apresiasi ini terutama ditujukan kepada para relawan dan warga yang telah bahu-membahu melaksanakan pembangunan jembatan darurat Blimbing sebanyak dua kali secara swadaya. Perjuangan tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kegotongroyongan masyarakat dalam mempertahankan urat nadi transportasi mereka.
Selain itu, warga juga berterima kasih karena aspirasi dan keluhan mengenai kerusakan jembatan ini akhirnya tersampaikan dan didengar oleh pemangku kebijakan. Respon dari dinas terkait yang langsung turun ke lapangan memberikan secercah harapan yang selama ini dinanti-nantikan.
Komentar atas Harapan Warga Terjawab, Pihak Terkait Tinjau Jembatan Blimbing yang Rusak
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Gema Ramadhan di Ujung Barat Trenggalek: Tradisi Megengan Awali Puasa Masyarakat Desa Puyung
- Tempuyung “Tempuh Wuyang” atau Timpuh Iyung, Tanaman Liar Sarat Manfaat dan Desa Puyung
- Filosofi di Balik Lembutnya Kue Apem: Sajian Maaf dan Syukur Masyarakat Nusantara
- Pemerintah Desa Puyung Umumkan Penyesuaian Jadwal Pelayanan Selama Libur Imlek 2026
- Harapan Warga Terjawab, Pihak Terkait Tinjau Jembatan Blimbing yang Rusak
- Kirab Seribu Apem Semarakkan SD Negeri 2 Puyung (SEDAYU), Perkuat Kebersamaan .
- Lumpuhnya Ekonomi "Bank Hidup": Harga Kambing di Desa Puyung Tak Kunjung Pulih














