Infografis APBDes Desa Puyung Tahun Anggaran 2026.
Wina Purwanto 08 Februari 2026 18:19:25 WIB
TRENGGALEK – Pemerintah Desa Puyung, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, secara resmi merilis rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk Tahun Anggaran 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan publik kepada seluruh warga desa.
Struktur Pendapatan Desa
Berdasarkan data yang dipublikasikan, total pendapatan Desa Puyung untuk tahun 2026 diproyeksikan mencapai Rp1.190.241.400,00. Pendapatan ini bersumber dari beberapa pos strategis, di antaranya:
Dana Desa: Menjadi penyumbang terbesar kedua setelah Alokasi Dana (ADD) dengan nilai Rp373.456.000,00.
Alokasi Dana Desa (ADD): Sebesar Rp723.021.000,00.
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (PBH): Rp88.514.400,00.
Pendapatan Asli Desa (PAD): Rp2.250.000,00.
Lain-lain Pendapatan: Rp3.000.000,00.
Prioritas Belanja: Fokus pada Pemerintahan dan Pembangunan
Pemerintah Desa Puyung telah merancang alokasi belanja sebesar Rp1.164.854.400,00 yang didistribusikan ke dalam lima bidang utama guna memastikan roda pemerintahan dan pembangunan berjalan optimal:
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa: Bidang ini menyerap anggaran terbesar, yakni Rp784.244.600,00, yang difokuskan pada penghasilan tetap perangkat, tunjangan, operasional pemerintah desa, serta penguatan administrasi kependudukan dan tata praja.
Pembangunan Desa: Untuk mendukung infrastruktur dan layanan dasar, dialokasikan sebesar Rp234.635.000,00. Anggaran ini mencakup sub-bidang pendidikan, kesehatan, serta pekerjaan umum dan penataan ruang.
Pembinaan Kemasyarakatan: Dialokasikan sebesar Rp74.879.800,00 untuk mendukung kegiatan ketentraman, ketertiban umum, kebudayaan, keagamaan, serta kepemudaan dan olahraga.
Pemberdayaan Masyarakat: Sebesar Rp11.795.000,00 diarahkan untuk program perlindungan anak, keluarga, dan pemberdayaan perempuan.
Penanggulangan Bencana dan Keadaan Mendesak: Disiapkan dana cadangan sebesar Rp59.300.000,00 untuk mengantisipasi situasi darurat di desa.
Pemanfaatan SiLPA untuk Ketahanan Pangan
Hal menarik dalam postur anggaran tahun ini adalah adanya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp25.387.000,00. Sesuai dengan kebijakan strategis pemerintah desa, seluruh dana SiLPA tersebut akan difokuskan kembali untuk memperkuat Program Ketahanan Pangan di wilayah Desa Puyung.
Langkah ini diambil untuk memastikan kemandirian pangan tingkat desa, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi para petani lokal dan ketersediaan stok pangan yang terjangkau bagi masyarakat desa.
Menuju Desa Puyung yang Mandiri
Kepala Desa Puyung dalam keterangannya menegaskan bahwa setiap rupiah yang tercantum dalam APBDes 2026 ini akan diawasi secara ketat dalam implementasinya. "Kami ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya sekadar fisik, tapi juga menyentuh aspek pemberdayaan dan ketahanan ekonomi masyarakat," pungkasnya.
Dengan rincian yang terbuka ini, diharapkan partisipasi aktif masyarakat Desa Puyung untuk turut mengawal setiap tahapan pembangunan demi mewujudkan Desa Puyung yang lebih maju dan sejahtera di tahun 2026.
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Sambut Ramadan, Warga Desa Puyung Gelar Tradisi "Geren Kubur" Serentak
- Infografis APBDes Desa Puyung Tahun Anggaran 2026.
- Cepat Tanggap, Camat Pule Serahkan Bantuan untuk Korban Longsor Susulan di Dusun Sendang
- Guncangan Gempa M 5,8 Pacitan Kejutkan Warga Desa Puyung, Warga Berhamburan Saat Terlelap
- Desa Puyung menyimpan memori kolektif yang berkelindan antara mitos perjuangan dan kekayaan alam
- Warga RT 11 RW 06 Dusun Ponggok Gelar Kerja Bakti Bersihkan Parit dan Jalan Desa
- Tak Mau Terisolir, Warga Dusun Sendang Trenggalek Bangun Kembali Jembatan Darurat Secara Swadaya














