Ruas Jalan Tertimbun Longsor, Warga Tiga Dusun Bahu-Membahu Buka Keterisolasian
Wina Purwanto 02 Januari 2026 17:26:38 WIB
PULE – Intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Kecamatan Pule sejak Kamis (1/1/2026) berujung bencana. Desa Puyung menjadi titik terparah setelah material tanah dari tebing di pemukiman warga yang rata rata cukup tinggi ambrol dan menerjang pemukiman serta menutup akses transportasi vital di wilayah tersebut.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan akibat terkena hantaman material longsor. Tidak hanya merusak hunian, longsoran tanah dan bebatuan juga menimbun akses jalan poros utama dan jalan desa, yang mengakibatkan mobilitas warga lumpuh total.
Kronologi Kejadian
Hujan lebat mulai mengguyur kawasan pegunungan Pule sejak Kamis sore. Kondisi tanah yang labil ditambah durasi hujan yang panjang membuat lereng di sekitar Desa Puyung tidak mampu menahan beban air. Puncaknya, pada malam hari, suara gemuruh terdengar saat material tanah mulai turun menimpa dinding rumah warga dan menutup badan jalan.
"Hujan memang tidak berhenti sejak awal tahun baru kemarin. Arus air sangat deras dan tiba-tiba tanah dari atas tebing gugur," ujar salah satu warga setempat.
Gotong Royong Skala Besar
Menanggapi situasi darurat tersebut, semangat solidaritas warga Desa Puyung justru menguat. Sejak Jumat pagi, ratusan warga dari tiga dusun terdampak—yakni Dusun Krajan, Dusun Ponggok, dan Dusun Sendang—turun ke jalan untuk melakukan kerja bakti massal.
Dipimpin langsung oleh masing-masing Kepala Dusun (Kasun), warga bahu-membahu menggunakan alat seadanya seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong untuk menyingkirkan material tanah yang menutup akses jalan.
> "Kami prioritaskan pembukaan jalan poros terlebih dahulu agar kendaraan logistik atau ambulans bisa masuk jika ada keadaan darurat. Setelah itu, fokus akan dialihkan membantu pembersihan rumah 15 warga yang terdampak," ujar Kepala Dusun Krajan di sela-sela kegiatan gotong royong.
Pihak BPBD Kabupaten Trenggalek diimbau untuk segera meninjau lokasi guna melakukan asesmen lebih lanjut terkait kerugian materiil dan memastikan keamanan struktur tanah di sekitar lokasi pemukiman untuk mencegah adanya longsor susulan yang lebih besar.Tentu, mari kita pertajam berita tersebut dengan menambahkan detail mengenai kondisi jalan yang tertutup lumpur dan hambatan pohon tumbang, agar suasana dramatis dan perjuangan warga lebih terasa.
Sinergi Tiga Dusun: Krajan, Ponggok, dan Sendang
Menghadapi situasi pelik ini, semangat gotong royong warga Desa Puyung langsung bergerak cepat. Sejak fajar menyingsing pada Jumat pagi, warga dari tiga dusun—Dusun Krajan, Dusun Ponggok, dan Dusun Sendang—berkumpul membawa peralatan seadanya.
Di bawah komando masing-masing Kepala Dusun, warga berbagi tugas. Sebagian warga fokus memotong batang pohon yang melintang menggunakan gergaji mesin dan kapak, sementara sebagian besar lainnya berjibaku menyekop lumpur yang menutupi akses jalan poros desa.
"Kami tidak bisa menunggu bantuan alat berat terlalu lama karena akses ini sangat vital. Maka dari itu, warga dari Dusun Krajan, Ponggok, dan Sendang sepakat untuk turun bersama. Ini murni swadaya dan kerja bakti demi membuka kembali akses jalan yang tertutup," ujar Kepala Dusun Krajan dengan penuh semangat.
Update Dampak Kerusakan
Hingga berita ini diturunkan, tercatat sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari dinding jebol hingga tertimbun material di bagian dapur. Meski pembersihan jalan terus dilakukan, sisa-sisa lumpur yang licin masih menjadi ancaman bagi pengendara.
Pemerintah desa setempat menghimbau agar warga tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan susulan masih cukup tinggi di wilayah Kecamatan Pule. Warga diharapkan segera mengungsi ke titik yang lebih aman jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi dalam durasi yang lama.
Laporan: Tim Redaksi Desa (Ipank Purwanto²² and Friend)
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Ruas Jalan Tertimbun Longsor, Warga Tiga Dusun Bahu-Membahu Buka Keterisolasian
- Hujan Semalam Suntuk, 15 Rumah Warga Desa Puyung Trenggalek Terdampak Longsor
- Gema Budaya di Lereng Pule: Desa Puyung Sabet Juara Umum Festival Langen Tayub 2025
- Memperkuat Ukhuwah dan Kemandirian: Geliat Rutinan Fatayat NU Desa Puyung di Aula Balai Desa
- Kegiatan Posyandu ILP Desa Puyung Berjalan Lancar, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat
- Rumah Soinem Dusun Sendang Roboh
- Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek Tinjau Jalan Rusak Penghubung Desa Puyung dan Desa Kembangan


















