Hujan Semalam Suntuk, 15 Rumah Warga Desa Puyung Trenggalek Terdampak Longsor
Wina Purwanto 02 Januari 2026 15:27:31 WIB
TRENGGALEK – Mengawali tahun baru 2026, duka menyelimuti warga Desa Puyung, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan tersebut sejak Kamis (1/1/2026) petang, memicu terjadinya tanah longsor di belasan titik. Setidaknya, tebing di sekitar pemukiman warga runtuh dan merusak sedikitnya 15 rumah penduduk.
Kronologi Kejadian
Hujan mulai turun membasahi bumi Trenggalek sekitar pukul 18.00 WIB. Awalnya, hujan turun dengan intensitas sedang, namun memasuki malam hari, debit air semakin meningkat disertai angin kencang. Kondisi geografis Desa Puyung yang didominasi oleh perbukitan terjal membuat tanah menjadi jenuh air dan labil.
Guyuran hujan yang tidak kunjung reda hingga Jumat pagi mengakibatkan drainase alami tak mampu lagi menahan laju air. Puncaknya, pada tengah malam hingga menjelang subuh, suara gemuruh tanah longsor mulai terdengar di beberapa titik pemukiman.
Dampak Kerusakan
Berdasarkan data sementara, terdapat 15 rumah warga yang mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian belakang rumah yang berhimpitan langsung dengan tebing. Material tanah dan bebatuan yang luruh menghantam dinding bangunan hingga jebol.
Beberapa warga melaporkan bahwa material tanah masuk ke dalam ruang dapur dan kamar tidur, memaksa pemilik rumah untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman di tengah kegelapan malam.
Pernyataan Kepala Desa
Kepala Desa Puyung, Budiono, membenarkan musibah yang menimpa warganya tersebut. Saat dikonfirmasi, ia menyatakan bahwa pihak pemerintah desa telah turun ke lapangan sejak pagi buta untuk melakukan pendataan.
> "Benar, hujan turun sangat awet sejak jam 6 sore kemarin sampai pagi tadi. Akibatnya, ada 15 titik longsor yang mengenai rumah warga kami. Sebagian besar dinding rumah jebol karena tidak kuat menahan tekanan tanah dari tebing di belakang rumah," ujar Budiono.
>
Budiono menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek dan pihak Kecamatan Pule untuk langkah penanganan lebih lanjut.
Kondisi Terkini dan Upaya Evakuasi
Hingga saat ini, warga dibantu oleh perangkat desa dan relawan mulai melakukan kerja bakti secara manual untuk membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan dan masuk ke dalam rumah. Meski mengalami kerugian materiil yang cukup besar, beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Kecamatan Pule diprediksi masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan. Pihak desa juga meminta warga yang rumahnya berada di bawah tebing curam untuk mengungsi sementara jika hujan kembali turun dengan deras.
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Ruas Jalan Tertimbun Longsor, Warga Tiga Dusun Bahu-Membahu Buka Keterisolasian
- Hujan Semalam Suntuk, 15 Rumah Warga Desa Puyung Trenggalek Terdampak Longsor
- Gema Budaya di Lereng Pule: Desa Puyung Sabet Juara Umum Festival Langen Tayub 2025
- Memperkuat Ukhuwah dan Kemandirian: Geliat Rutinan Fatayat NU Desa Puyung di Aula Balai Desa
- Kegiatan Posyandu ILP Desa Puyung Berjalan Lancar, Wujud Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat
- Rumah Soinem Dusun Sendang Roboh
- Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek Tinjau Jalan Rusak Penghubung Desa Puyung dan Desa Kembangan


















