Tebing Longsor Timpa Rumah Warga di Dusun Sendang, Tembok Bagian Tengah Ambrol

Wina Purwanto 23 Februari 2026 16:20:46 WIB

Puyung – Peristiwa tanah longsor yang menimpa rumah milik Sarno, warga RT 16 RW 08 Nggrombyang, Dusun Sendang, Desa Puyung, terjadi pada Senin dini hari, 23 Februari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, bertepatan dengan waktu makan sahur. Kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba saat keluarga tengah beraktivitas di dalam rumah.

Menurut keterangan warga, suara gemuruh terdengar dari arah belakang rumah sebelum akhirnya material tanah dan bebatuan besar runtuh dari tebing yang berada tepat di belakang bangunan. Tekanan tanah yang terus menerus akibat hujan membuat tebing tidak mampu menahan beban, hingga akhirnya longsor dan menghantam bagian tengah rumah.

Akibat terjangan material longsor tersebut, tembok bagian tengah rumah ambrol. Bahkan, salah satu anggota keluarga Sarno sempat tertimpa reruntuhan tembok yang roboh. Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan tidak mengalami luka serius. Keluarga yang berada di dalam rumah saat itu langsung panik dan berusaha menyelamatkan diri ke bagian rumah yang lebih aman.

Diketahui, posisi kamar tidur berada tepat bersebelahan dengan tembok yang ambrol. Letak kamar yang menempel pada dinding bagian belakang rumah membuat penghuni di dalamnya berada pada posisi paling rawan saat longsor terjadi. Tekanan material tanah yang cukup besar menyebabkan dinding tidak mampu bertahan hingga akhirnya runtuh.

Tidak hanya bagian tengah rumah yang terdampak, material longsor juga menghantam bagian dapur. Dinding dapur yang merupakan bangunan semi permanen dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Struktur dinding tidak mampu menahan tekanan tanah dan batu sehingga mengalami retak dan sebagian runtuh. Peralatan dapur dan perlengkapan rumah tangga yang berada di dalamnya pun tertimbun material longsor.

Ketua RT 16, Karsidi, menuturkan bahwa sejak malam hari hingga pagi, hujan terus turun meskipun dengan intensitas rendah. Namun, hujan yang berlangsung cukup lama diduga membuat struktur tanah menjadi jenuh air dan labil. “Sejak malam hujan turun terus, memang tidak deras, tapi tidak berhenti. Rumah tersebut memang berada tepat di bawah tebing tanah yang cukup tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi geografis di wilayah Nggrombyang, Dusun Sendang, memang memiliki sejumlah titik rawan longsor, terutama rumah-rumah yang berdiri di bawah tebing tanpa penahan tanah yang memadai. Faktor ketinggian tebing dan struktur tanah yang mudah tergerus air menjadi penyebab utama kerentanan tersebut.

Pemerintah Desa Puyung sejauh ini telah melakukan pendataan dan asesmen kerusakan untuk menentukan langkah penanganan darurat. Selain pembersihan material, perlu dilakukan kajian teknis terkait stabilitas tebing yang masih tersisa, mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi jika hujan kembali turun.

Pasca kejadian, warga sekitar langsung berdatangan untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material longsor. Gotong royong dilakukan untuk menyingkirkan tanah dan batu yang menumpuk di bagian belakang dan tengah rumah. Sementara itu, pihak desa diharapkan segera melakukan peninjauan guna menilai tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan lanjutan.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan lereng dan bawah tebing saat musim penghujan. Hujan dengan intensitas rendah namun berlangsung lama tetap berpotensi memicu longsor karena membuat tanah menjadi jenuh dan kehilangan daya ikatnya.

Hingga saat ini, keluarga Sarno masih membersihkan sisa material longsor bersama warga, sembari berharap ada bantuan dan solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Puyung

tampilkan dalam peta lebih besar